Rabu, 26 Desember 2012

Demokrasi


DEMOKRASI
Demokrasi adalah suatu bentuk pemerintahan politik yang kekuasaan pemerintahannya berasal dari rakyat, baik secara langsung (demokrasi langsung) atau melalui perwakilan (demokrasi perwakilan).[1] Istilah ini berasal dari bahasa Yunani δημοκρατία – (dēmokratía) "kekuasaan rakyat",[2] yang dibentuk dari kata δμος (dêmos) "rakyat" dan κράτος (Kratos) "kekuasaan", merujuk pada sistem politik yang muncul pada pertengahan abad ke-5 dan ke-4 SM di negara kota Yunani Kuno, khususnya Athena, menyusul revolusi rakyat pada tahun 508 SM.[3] Istilah demokrasi diperkenalkan pertama kali oleh Aristoteles sebagai suatu bentuk pemerintahan, yaitu pemerintahan yang menggariskan bahwa kekuasaan berada di tangan orang banyak (rakyat).[4] Abraham Lincoln dalam pidato Gettysburgnya mendefinisikan demokrasi sebagai "pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat".[5] Hal ini berarti kekuasaan tertinggi dalam sistem demokrasi ada di tangan rakyat dan rakyat mempunyai hak, kesempatan dan suara yang sama di dalam mengatur kebijakan pemerintahan.[6] Melalui demokrasi, keputusan yang diambil berdasarkan suara terbanyak.[7]
Sejarah demokrasi
Sebelum istilah demokrasi ditemukan oleh penduduk Yunani, bentuk sederhana dari demokrasi telah ditemukan sejak 4000 SM di Mesopotamia.[9] Ketika itu, bangsa Sumeria memiliki beberapa negara kota yang independen.[9] Di setiap negara kota tersebut para rakyat seringkali berkumpul untuk mendiskusikan suatu permasalahan dan keputusan pun diambil berdasarkan konsensus atau mufakat.[9]
Barulah pada 508 SM, penduduk Athena di Yunani membentuk sistem pemerintahan yang merupakan cikal bakal dari demokrasi modern.[9] Yunani kala itu terdiri dari 1,500 negara kota (poleis) yang kecil dan independen.[12] [3] Negara kota tersebut memiliki sistem pemerintahan yang berbeda-beda, ada yang oligarki, monarki, tirani dan juga demokrasi.[3] Diantaranya terdapat Athena, negara kota yang mencoba sebuah model pemerintahan yang baru masa itu yaitu demokrasi langsung.[13] Penggagas dari demokrasi tersebut pertama kali adalah Solon, seorang penyair dan negarawan.[3] Paket pembaruan konstitusi yang ditulisnya pada 594 SM menjadi dasar bagi demokrasi di Athena namun Solon tidak berhasil membuat perubahan.[3] Demokrasi baru dapat tercapai seratus tahun kemudian oleh Kleisthenes, seorang bangsawan Athena.[3] Dalam demokrasi tersebut, tidak ada perwakilan dalam pemerintahan sebaliknya setiap orang mewakili dirinya sendiri dengan mengeluarkan pendapat dan memilih kebijakan.[14] Namun dari sekitar 150,000 penduduk Athena, hanya seperlimanya yang dapat menjadi rakyat dan menyuarakan pendapat mereka.[8]
Demokrasi ini kemudian dicontoh oleh bangsa Romawi pada 510 SM hingga 27 SM.[9] Sistem demokrasi yang dipakai adalah demokrasi perwakilan dimana terdapat beberapa perwakilan dari bangsawan di Senat dan perwakilan dari rakyat biasa di Majelis.[14]
Prinsip-prinsip demokrasi
Rakyat dapat secara bebas menyampaikan aspirasinya dalam kebijakan politik dan sosial.
Prinsip demokrasi dan prasyarat dari berdirinya negara demokrasi telah terakomodasi dalam konstitusi Negara Kesatuan Republik Indonesia.[15] Prinsip-prinsip demokrasi, dapat ditinjau dari pendapat Almadudi yang kemudian dikenal dengan "soko guru demokrasi".[16] Menurutnya, prinsip-prinsip demokrasi adalah:[16]
Kedaulatan rakyat;
Pemerintahan berdasarkan persetujuan dari yang diperintah;
Kekuasaan mayoritas;
Hak-hak minoritas;
Jaminan hak asasi manusia;
Pemilihan yang bebas, adil dan jujur;
Persamaan di depan hukum;
Proses hukum yang wajar;
Pembatasan pemerintah secara konstitusional;
Pluralisme sosial, ekonomi, dan politik;
Nilai-nilai toleransi, pragmatisme, kerja sama, dan mufakat.

FILOSOFI

PENGERTIAN KEBAHAGIAAN

Biarkan ketulusan menjadi teman aktivitasmu, keikhlasan menjadi warna hatimu, kesabaran mengalahkan masalahmu

HAM

HAM
Selama empat hari berturut-turut, Gaza di bombardier oleh Israel dari darat, laut, dan udara. Puluhan orang syahid dan ratusan lainnya luka parah. Sebagai sesama Muslim, apakah kita hanya berdiam diri atau hanya bisa berbela sungkawa atas para syuhada’? Hal yang telah di lakukan Israel adalah sangat melampaui batasan-batasan yang ada pada HAM. Merekalah kaum Yahudi atau bisa di sebut kaum kafir imperialis. Seolah-olah mereka telah mendirikan Negara di atas Negara lain dengan menginjak-injak dan menari-nari di atasnya. Lalu bagaimana tindakan dari PBB, organisasi terbesar sebagai pelindung dan penjaga perdamaian di muka bumi? Tidak sedikitpun dari mereka berkutik. Mengapa? Di karenakan dunia telah berada di bawah komando Yahudi! Israel tidak akan lenyap, dan Palestina tak akan kembali kepada warganya, kecuali dengan pasukan kuat yang Mu’min, yang memenuhi hukum Allah atas orang yang memerangi kita dan mengusir kita dari negri kita. Allah telah berfirman :” Dan bunuhlah mereka dimana saja kamu jumpai mereka, dan usirlah mereka dari tempat mereka telah mengusir kamu.” (Al-Baqarah : 191) Lalu, apalah arti HAM di dunia ini? Perlindungan yang hakiki hanya ada di tangan Allah SWT, bukan di tangan para pelindung HAM.
OTONOMI DAERAH DI LIHAT DARI SISI EKONOMI

Di daerah tempat tinggal saya yaitu WEDORO, di kenal sebagai kota penghasil alas kaki “(sandal)”. Sebab, mayoritas penduduk di daerah ini berpenghasilan dari home industri sandal. Bahkan, seluruh daerah lain mengenal daerah ini sebagai sarana berburu alas kaki “sandal”. Karena banyak tersedia pula toko-toko sandal di sekitar daerah ini.
Tapi, tidak selamanya sandal selalu ramai diminati para konsumen, karena sandal bukan termasuk bahan pokok yang di perlukan pada kehidupan sehari-hari. Tapi jika ada model dan varian yang inovatif, pasti banyak orang yang berminat dan berbondong-bondong untuk membelinya. Sehingga, sebagai penduduk yang tinggal di daerah home industri sandal ini, mereka harus pandai-pandai berinovasi dan slalu up to date agar menghasilkan sandal yang fashionable dan tentunya berkualitas.

Selasa, 20 November 2012

konstitusi


REPUBLIKA.CO.ID, DUBAI  --  Terpilihnya Barrack Obama sebagai Presiden Amerika Serikat (AS) kedua kalinya dapat membuka peluang adanya negosiasi antara negeri Paman Sam dengan Iran. Hal itu terkait program nuklir yang dikembangkan negara yang dipimpin Mahmoud Ahmadinejad tersebut.
Rencana itu mendapat kecaman keras dari AS. Apalagi sekutunya, Israel, yang jelas jarak daratnya tidak berjauhan dengan Iran, sempat mendorong aksi militer melawan Iran.
"Obama menyiapkan dasar yang sangat hati-hati terkait isu nuklir Iran," ungkap seorang ahli tentang Iran yang juga mantan Pejabat Keamanan Nasional Amerika, Gary Sick, Kamis (8/11).
Terpilihnya Obama memang memunculkan peluang adanya pendekatan diplomatis terhadap Iran. Sebelumnya seorang pejabat Iran, Sadeq Kharrazi, mengungkapkan harapannya agar Obama terpilih lagi. Ia berharap dengan terpilihnya Obama ketegangan Barat dengan Islam bisa berkurang

Sebulan lalu, Gedung Putih menyatakan pilihan pembicaraan bilateral dengan Iran meskipun Amerika tidak memiliki hubungan diplomatis dengan negara itu. Barat dan Israel selama ini memang gencar mengecam Iran terkait pengembangan program nuklir yang dikembangkan negara tetangga Irak itu.
Redaktur: Fernan Rahadi
Reporter: Erdy Nasrul
Sumber: Reuters

Komentar :
Jika bagi mereka Obama adalah yang terbaik mengapa tidak?karena yang merasakan suatu kenyamanan adalah Negara tersebut jadi mereka yang berhak memilih masa depan mereka dengan seorang pemimpin yang bisa memimpin mereka dengan arif , bijaksana, adil dan bisa memberi contoh pada rakyatnya dengan suatu hal yang baik bagi dirinya dan rakyatnya.

Selasa, 06 November 2012

PAHLAWAN TANPA TANDA JASA
GURU
 
   Guru adalah orang yang sangat berjasa buat kita yang menjadikan kita tahu akan hal yang selama ini tidak kita ketahui. Dan merupakan orang yang nomor dua. Tanpa adanya guru kita tidak akan pernah tau akan arti sebuah pendidikan. Orang tua kita menyerahkan kita kepada guru agar kita di didik jadi yang lebih baik dari yang sebelumnya.
   Yang memberikan banyak pelajaran berharga buat kita. Dan menunjukkan kita pada sesuatu yang selalu benar dan menasihati kita jika dalam jalan yang salah. Tanpa pengetahuan dan pengarahan kita akan tersesat.
Meski kita telah diserahkan orang tua kita pada guru tapi orang tua kita juga berperan sebagai pendorong akan kita lebih bersemangat dalam sistem pembelajaran, orang tua juaga sebagai peran utama dalam pendidikan, sedangkan guru kebanyakan dari materi dan kita sebagai peserta didik harus bisa berperan dalam segala pendidikan baik dari orang tua ataupun guru bahkan dari orang lain sekali pun. Mungkin dari hal yang kita lihat juga sudah termasuk pendidikan, tapi berupa suatu kebaikan. Jika kita lihat suatu kejelekan maka kita ambil hikmah dari itu.
   Tapi guru bukan hanya yang mengajari kita di suatu lembaga, tapi"PENGALAMAN JUGA ADALAH GURU TERBAIK"